Cara Penularan Penyakit Asma

Diposting oleh R Apriliyanti on Kamis, 17 April 2014

Cara Penularan Penyakit Asma - Mesti kita waspadai penularan penyakit asma karena bisa terjadi dimana pun dan kapan pun serta kepada siapa saja, baik pria maupun wanita, orang tua atau bahkan anak-anak. Berikut ini akan kami sajian sajian informasi penyakit asma dan cara penularannya.

Penyakit asma berasal dari bahasa Yunani yang artinya terengah-engah dan berarti serangan napas pendek. Meskipun dahulu istilah ini digunakan untuk menyatakan gambaran klinis napas pendek tanpa memandang sebabnya, sekarang istilah ini hanya ditunjukan untuk keadaan-keadaan yang menunjukan respon abnormal saluran napas terhadap berbagai rangsangan yang menyebabkan penyempitan jalan napas yang meluas. Perubahan patofisiologi yang menyebabkan obstruksi jalan napas terjadi pada bronkitis ukuran sedang dan bronkiolus yang berdiameter 1 mm. Penyempitan jalan napas disebabkan oleh bronkospasme, endapan mukosa dan hipersekresi mucus yang kental.

Asma adalah keadaan saluran napas yang mengelami penyempitan karena aktivitas terhadap rangsangan tertentu, yang menyebabkan peradangan, penyempitan ini bersifat sementara. Tetapi walaupun sementara jika sudah terserang penyakit ini penderita akan tersiksa.

Cara Penularan Penyakit Asma

Pada umumnya penularan penyakit asma lebih disebabkan oleh faktor debu. Kota-kota besar dapat memicu penduduknya untuk terkena penyakit asma 50% lebih besar dibandingkan penduduk yang tinggal di pedesaan atau kampung-kampung. Karena debu dari pembuangna gas emisi karbpn dapat membuat orang yang menghirupnya menjadi sesak dan sangat sulit bernafas. Selain iti asap rokok juga dapat memicu timbulnya penyakti asma.

Sebetulnya asma bukan penyakit yang menular, melainkan biasanya ditularkan secara genetik da erat kaitanya dengan faktor alergi.

Namun, seringkali penyakit asma mempunyai komplikasi berupa radang atau infeksi saluran pernafasan infeksi saluran pernafasan inilah yang dapat menular ke orang disekitar melalui udara.

Fenomena penyakit asma saat ini jauh meningkat, diperkirakan ada 300 juta kasus penyakit asma terjadi di dunia. Penyebabnya bukan karena penyakti ini menular, tetapi meningkatnya faktor allergens, sesuatu yang memicu alergi, dilingkungan kita seperti pilusi udara dan lain-lain yang dapat memicu timbulnya serangan asma.

Cara Pencegahan Penyakit Asma

Serangan asma dapat dicegah jika faktor pemicunya diketahui dan bisa dihindari. Serangan asma dipicu oleh olahraga bisa dihindari dengan meminum obat sebelum melakukan olahraga. Selain itu, langkap tepat yang dapat dilakukan untuk menghindari serangan asma adalah menjauhi faktor-faktor penyebab yang memicu timbulnya serangan asma itu sendiri. Penyebab yang mungkin dapat saja bantal, kasur, pakaian jenis tertentu, hewan peliharaan kuda, detergen, sabun, makanan tertentu, jamur, dan serbuk sari. Jika serangan berkaitan dengan musim maka serbuk dapat menjadi dugaan kuat. Setiap penderita umunya memiliki ciri khas tersendiri terhadap hal-hal yang menjadi pemicu serangan asma.

Pengobatan Untuk Penyakit Asma

Ketika terjadi serangan asma penderita harus mendapatkan pengobatan sesegera mungkin untuk membuka saluran pernapasan. Obat yang digunakan untuk mencegah juga digunakan untuk mengobati asma, tetapi dalam dosis yang lebih tinggi atau dalam bentuk yang berdeda.

Agonis reseptor beta-adrenergik digunakan dalam bentuk inhaler (obat hirup) atau sebagai nebulizer (untuk sesak napas yang sangat berat). Nebulizer mengarahkan udara atau oksigen dibawah tekanan melalui suatu larutan obat, sehingga menghasilkan kabut untuk dihirup oleh penderita. Pengobatan penyakit asma juga bisa dilakukan dengan memberikan suntikan epinephrine atau terbutaline di bawah kulit dan aminophyllins theophylline melalui intravena.

Penderita yang mengalami serangan hebat dan tidak menunjukan perbaikan terhadap pengobatan lainnya, bisa mendapatkan suntikan corticosteroid, biasanya secara intravena (melalui pembuluh darah). Pada serangan asma yang berat biasanya kadar oksigen darahnya rendah, sehingga diberikan tambahan oksigen. Jika terjadi dehidrasi, mungkin perlu diberikan carian intravena. Jika duduga terjadi infeksi, diberikan antibiotik.
Selain dengan menggunakan obat-obatan tersebut, juga bisa menggunakan obat tradisional yang memiliki kemampuan dalam menyembuhkan penyakit asma dengan cepat dan tidak menyebabkan efek samping terhadap penggunakan, sangat baik dikonsumsi oleh semua usia dan tidak menyebabkan dampak ketergatungan. Untuk mengetahui lebih lengkapnya bisa anda simak di => Cara Cepat Sembuhkan Penyakit Asma dengan menggunakan obat tradisional penyakti asam alami.
Semoga informasi yang kami sajian di atas dapat memberikan manfaat untuk anda yang ingin mengetahui lebih mengenai informasi penyakit asam. Terima kasih sudah menyimak sajian informasi Cara Penularan Penyakit Asma.

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar